Media Tidak Dilarang Memberitakan Kegiatan Kampanye Paslon -->
Cari Berita

Media Tidak Dilarang Memberitakan Kegiatan Kampanye Paslon

23 January, 2018

Misrawi Anggota KPU Kal-Bar Divisi Sosialisasi,SDM dan Pendidikan Pemilih

PONTIANAK SeputarKapuas.com, Anggota KPU Provinsi Kalbar Divisi Sosialisasi, SDM, dan Pendidikan Pemilih, mengatakan tidak ada larangan bagi pihak media untuk memberitakan kontestan pemilihan kepala daerah, baik saat masih sebagai bapaslon bahkan sudah ditetapkan menjadi paslon di masa kampanye.

"Berkaitan pemberitaan media (terhadap paslon), di masa kampanye pun tidak dilarang. Jadi, tidak ada aturan atau regulasi yang mengikat, membatasi media untuk menyampaikan informasi atau memberitakan berbagai kegiatan kampanye pasangan calon," kata Misrawi kepada awak media di Pontianak, Senin (22/1).

Namun, tidak adanya regulasi khusus yang mengikat dari KPU, bukan berarti media bebas memberitakan. Dikatakan Misrawi, setiap pemberitaan berkenaan dengan paslon haruslah berdasarkan pada kode etik jurnalistik.

"Yang diatur itu adalah dalam hal pembuatan berita atau penyiaran harus diikat dengan kode etik jurnalistik," ucapnya.
Di samping itu, sambung dia, media massa, cetak, ataupun elektronik dalam hal memberitakan terutama dalam masa kampanye, mesti berimbang di antara masing-masing paslon.

"Selebihnya dari itu tidak diatur. Artinya, tidak dibatasi dalam rangka untuk menyampaikan kegiatan kampanye pasangan calon," imbuhnya.

Menyangkut paslon yang ingin memberitakan kegiatan kampanyenya ke media dengan cara membayar, Misrawi mengatakan hal itu tidak dibenarkan.

"Tidak bisa. Bahwa iklan kampanye itu semuanya nanti dimulai 14 hari sebelum masa tenang. Dan itu sudah difasilitasi oleh KPU. Semuanya sudah dibiayai oleh KPU menggunakan anggaran Pilkada," terangnya