Pasangan Peserta Pemilukada Yang PNS Dibatasi Gerak-Geriknya -->
Cari Berita

Pasangan Peserta Pemilukada Yang PNS Dibatasi Gerak-Geriknya

05 February, 2018


JAKARTA SeputarKapuas.com,
Menteri PANRB Republik Indonesia merilis ketentuan bagi ASN yang suami atau istrinya menjadi calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah, Calon Anggota legislatif dan calon presiden/wakil presiden.

Sehubungan dengan jelang pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018, Pileg tahun 2019 dan Pilpres tahun 2019 mendatang dan memungkinkan terdapat suami atau isteri yang berstatus ASN mendampingi dalam penyelenggaraan pemilihan.

Menteri PANRB, Dr.Asman Abnur, SE, M.Si menyatakan suami atau istri yang berstatus dapat mendampingi dalam proses pendaftaran, menghadiri kampanye yang dilakukan suami atau istri tapi tidak boleh terlibat aktif dalam pelaksanaan kampanye tersebut dan tidak menggunakan atribut instansinya, atribut partai dan atribut calon.

Selain itu, ASN boleh ikut dalam foto bersama tapi tidak boleh mengikuti simbol tangan/gerakan yang digunakan sebagai bentuk keberpihakan/dukungan.

Bukan hanya itu, Selembaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor : B/36/M.SM.00.00/2018 tertanggal 2 Februari 2018 tersebut menegaskan dalam rangka menjaga netralitas dan mencegah menggunakan fasilitas jabatan/negara, serta mencegah adanya keputusan dan/atau tindakan yang dapat menguntungkan dan/atau merugikan salah satu Paslon.

Dan bagi ASN yang akan mendampingi suami atau isterinya berkampanye dalam pilkada serentak 2018, Pileg 2019, dan Pilpres tahun 2019, wajib mengambil cuti diluar Tanggungan Negara.

" Bagi ASN yang tidak mematuhi ketentuan tersebut, dijatuhkan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku ". Tegasnya dalam selembarannya.