Tokoh Masyarakat Sanggau Tolak Ajakan "People Power" 22 Mei -->
Cari Berita

Tokoh Masyarakat Sanggau Tolak Ajakan "People Power" 22 Mei

21 May, 2019

SANGGAU seputarkapuas.com,
Seruan "People Power" yang dihembuskan tokoh nasional Amien Rais untuk menganulir keputusan KPU terkait rekapitulasi Hasil perolehan pemilu presiden dan wakil presiden yang dalam kenyataannya memenangkan paslon nomor urut satu dengan persentase mencapai diatas lima puluh persen.

Menanggapi seruan tersebut, sejumlah tokoh masyarakat Bumi Dara Nante secara bersamaan menyatakan menolak ajakan tersebut karna dinilai merupakan perbuatan melawan hukum dan termasuk perbuatan yang inkonstitusional.

"Secara berjenjang, kami keluarga besar muhammadiah menolak ajakan gerakan 22 mei tersebut," Ungkap Ketua PP Muhammadiah Kabupaten Sanggau Ade Juandi pada seputarkapuas.com disanggau.

Ade Juandi menjelaskan, pihaknya menolak seruan tersebut karena dinilai inkonstitusional.

Senada dengan Muhammadiah, Tokoh Pemuda Dayak Kabupaten Sanggau Yuvenalis Krismono Juga menyampaikan, bahwa gerakan tersebut merupakan gerakan yang  Inkonstitusional dan hanya memperkeruh suasana keamanan dan stabilitas negara.

"Seruan itu kami nilai hanya mengganggu keamanan dan stabilitas NKRI Saja," Ungkap Krismono.

Dilain pihak, Khironoto sebagai tokoh masyarakat tionghoa juga menyampaiakan bahwa seruan tersebut tidak ada gunanya dan hanya menimbulkan masalah baru dan memperkeruh suasana.

Laporan : Adi Noyan
Editor     : Lobun Hartanto