Perbup Wajib Masker Mulai Diberlakukan, Pelanggar Terjaring Dapat Sanksi Kerja Sosial -->
Cari Berita

Perbup Wajib Masker Mulai Diberlakukan, Pelanggar Terjaring Dapat Sanksi Kerja Sosial

02 September, 2020



SANGGAU seputarkapuas.com,

Terhitung tanggal 24 Agustus 2020, Pemkab Sanggau mulai menerapkan Peraturan Bupati (Perbup) nomor 47 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Kabupaten Sanggau. Demikian diungkapkan Kepala Bagian Hukum dan HAM Setda Sanggau, Marina Rona kepada wartawan, Selasa (1/9).


Terkait sangsi, kata Rona sapaan akrabnya, dalam peraturan tersebut, pada pasal 14 secara khusus menjelaskan tentang penerapan pelanggaran protokol kesehatan. Yang pertama bagi perorangan.


"Pelanggaran bagi perorangan ini berupa teguran lisan, teguran tertulis dan terakhir kerja sosial selama 15 menit dengan membersihkan sarana dan prasarana fasilitas umum. Dan kalau yang bersangkutan terindikasi maka akan dikarantina sampai keluar hasil Swab PCRnya," jelas lulusan S3 hukum itu.


Untuk pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan pelaku usaha, atau penanggungjawab tempat fasilitas umum juga kurang lebih sama. 

"Pertama adalah teguran lisan. Jika tidak dindahkan maka akan diberikan teguran tertulis dan terakhir jika tidak juga diindahkan maka penghentian sementara operasional usaha hingga pencabutan izin. Dan apabila ditemukan cluster Covid-19 maka akan menjadi tanggungjawab pengelola usaha itu," pungkasnya.


Bagi ASN, lanjutnya, juga kurang lebih sama. Yakni teguran lisan, teguran tertulis dan kerja sosial jika teguran pertama dan kedua tidak diindahkan.


"Apabila ASN itu melakukan pelanggaran di luar jam kerja maka dia dikenakan sangsi sebagaimana sangsi perorangan. Untuk tenaga kontrak atau sebutan lain juga sama, teguran lisan, teguran tertulis dan kerja sosial. Kecuali TNI dan Polri, sangsinya berbeda, yakni dilaporkan ke institusinya masing - masing," beber Rona. 


Menanggapi hal itu, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sanggau, Susana Herpena menyambut baik berlakunya Peraturan Bupati nomor 47 tahun 2020. Namun begitu, Ia meminta agar Pemerintah Daerah melalui instansi terkait terlebih dahulu memaksimalkan sosialisasi sebelum Perbup tersebut diterapkan.


"Bagaimanapun juga inikan Peraturan baru. Jadi, gencarkan sosialisasinya biar masyarakat paham bahwa kita sudah punya Perbub. Manfaatkan seluruh media yang ada untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat," pintanya, Selasa (1/9).


Sebagai Anggota DPRD, Susana mengaku mendukung Perbup tersebut sebagai wujud komitmen Pemerintah Daerah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sanggau.


"Saya sangat mendukung lahirnya Perbup ini mengingat situasi pandemi Covid-19 ini masih belum berakhir. Tapi saya minta gencarkan sosialisasinya," kata Susana sapaan akrabnya.


Laporan : Adi Noyan

Editor     : Lobun Hartanto